The best dialog Ombak Rindu

novel-ombak-rindu-fauziahDari novel ke layar perak, Ombak Rindu mengeluarkan dialog-dialog yang mengancam dan ‘happening’. Aku merasakan seperti ‘real life_natural’ menoton film ini. Berbaloi menontonnya.
Kesian Milah dan Mail, cinta mereka tak terbalas, tetapi sebagai penawar Mail dapat pengganti baru dan Milah pula mencapai kegemilangan dalam cita-citanya.

Menurut penulis, idea untuk menulis novel ini berdasarkan cerita benar yang di baca dari majalah.

Two thumbs up untuk dialog ini.

Mila: “ ……tu bukan redha namanya, tu pasrah. Redha tu ikhlas, pasrah tu menyerah”.

Masih bolehkah kita mengaku  redha/ikhlas jika dalam hati naluri kita ada perasaan sedih, kecewa, marah, cemburu, sakit hati atau memberontak dalam diam.
Masih bolehkah kita mengakuinya? Munafikkan tu!  

About bintangzohra

I am who I am and I do what I have to do. My worship, my sacrifice, my living, my dying are for HIM

Posted on March 24, 2012, in Excerpt/Petikan and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. Hey… This is my best dialog too!!! Haha!!! I’m the one who told u about it, remember???🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s