Kata-Kata Syaidinah Ali r.a

  • Siapa yang mengenal dirinya maka ia mengenal tuhannya dan sesiapa yang mengenal tuhannya akan binasa (lenyap) dirinya.
  • Sabar itu ada dua, sabar yang menghilangkan apa yang kau benci dalam dirimu dan sabar untuk mencapai apa yang kau cita-citakan.
  • Sesiapa yang tidak dapat diselamatkan oleh kesabaran akan dimusnahkan oleh kegelisahan.
  • Segala keranjang dapat penuh dengan isi, hanya keranjang ilmu makin diisi makin diminta tambah isi.
  • Tunduk bukan berarti khusyuk sebab khusyuk tempatnya di hati bukan di kepala.
  • Jauhilah dirimu dari dengki kerana ia akan memakan perbuatan mu yang baik seperti api memakan kayu api.
  • Janganlah engkau menyiksa orang lain kerana engkau sendiri tidak suka disiksa orang, sebaliknya buatlah kebaikan sebagaimana engkau suka bila orang lain berbuat baik terhadap engkau.
  • Tanda keimanan ialah engkau harus mengutamakan kejujuran daripada kebohongan, sekalipun kejujuran itu merugikan dan kebohongan itu menguntungkan dirimu.
  • Orang yang menang ialah orang yang dapat mengalahkan hawa nafsunya.
  • Teman yang paling buruk ialah yang suka membebanimu dengan sesuatu yang di luar kesanggupanmu.
  • Sembahlah Allah seolah-olah kamu melihatnya dan aku tidak pernah menyembah Tuhan yang tak ku ketahui.
  • Aku tidak ingin perutku dimasuki sesuatu yang tidak ku tahu dari mana asalnya dan jangan jadikan perut kalian kuburan haiwan.
  • Ada dua golongan yang pasti binasa kerana aku: golongan yang mencintai diriku secara berlebih-lebihan kerana sesuatu yang tidak ada pada diriku dan golongan yang dicengkam kebencian terhadap diriku hingga ia mendustakan diriku.
  • Aku tidak akan lari menghadapi musuh yang menyerang dan tidak akan menyerang musuh yang lari.
  • Barangsiapa yang menyangka, bahawa dengan tidak bersusah payah pun ia akan sampai maka dia itu ialah pak angan-angan. Dan barangsiapa yang menyangka bahawa dengan semata-mata mmenggunakan kecekapan dan kekuatan ia akan sampai, maka ia adalah seorang yang menganggap dirinya tak perlu kepada Allah.
  • Berbahagialah orang yang dapat menjadi tuan untuk dirinya, menjadi pemandu untuk nafsunya dan menjadi kapten untuk bahtera hidupnya…
  • “Patahlah punggungku disebabkan oleh dua orang lelaki di dunia ini. Yang seorang adalah lelaki yang alim (pandai) di lisan tetapi fasiq (di hatinya). Yang seorang lagi adalah lelaki yang jahil hatinya (akalnya) walaupun banyak beribadah. Yang pertama menutupi kefasikannya dengan lisannya. Yang kedua menutupi kebodohannya dengan ibadahnya. Karena itu waspadalah kalian atas orang yang fasik dari kalangan para alim dan orang jahil dari kalangan orang-orang yang gemar beribadah. Mereka itu adalah salah satu FITNAH dari setiap fitnah, karena aku (Imam Ali as) mendengar Rasulullah saww bersabda : “Wahai Ali, Salah satu sebab KEHANCURAN atas umatku adalah disebabkan oleh tangan orang munafik yang hanya pandai bicara.” (Kitab al-Khishal 1 : 69) – Dipetik dari  Somewhere Over The Rainbow’s Blog oleh  Pak Quito Riantori

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s